"Kandidat Kalah" : Politik Uang dan Intimidasi Dominasi Pelanggaran Pilkada
BANDA ACEH - Praktek intimidasi dan politik uang mendominasi pelanggaran selama pelaksanaan Pilkada Aceh, disusul adanya pencoblosan ganda dan penghilangan hak pilih. Hal itu disampaikan Aryos Nivada dari Koalisi Pemantau Pilkada Aceh dalam koferensi pers, Kamis (16/2) di Lambhuk, Banda Aceh.

Aryos menjelaskan, mereka telah menyebar relawan yang melakukan pemantauan di 16 kabupaten/kota, secara keseluruhan jalannya Pilkada berjalan relatif aman, hanya beberapa Berdasarkan informasi dihimpun dari pengaduan via SMS, pantauan langsung, dan pantauan media oleh relawan, terjadi 19 kasus pelanggaran di Aceh selama masa Pilkada.

“Yang paling dominan pelanggaran selama ini yaitu politik uang, yang marak terjadi di kawasan Bireuen, Pidie, dan Pidie Jaya, selain itu juga ada pelanggaran dalam bentuk intimidasi,” ujar Aryos kemarin.

Jika merujuk pada jumlahnya, Aryos menyebutkan, bahwa Bireuen merupakan daerah dengan pelanggaran terbanyak yaitu empat kasus. Sementara Aceh Besar terdapat tiga kasus dan Aceh Timur sebanyak dua kasus. Sedangkan daerah lain, Aceh Barat, Langsa, Banda Aceh, Pidie Jaya, Aceh Utara, dan Lhokseumawe hanya satu kasus.

Menurutnya, semua temuan oleh Koalisi Pemantau Pilkada Aceh akan merekomendasikan kepada pihak berwenang, yaitu Panwaslih agar dapat menidaklanjutinya. Mereka juga berharap agar Panwaslih dapat proaktif dalam melakukan pengawasan lapangan, sehingga tidak hanya menunggu laporan dari publik.

Selain itu, mereka juga meminta Sentra Gakkumdu, terutama pihak kepolisan, agar dapat menindaklanjuti kasus yang bersifat pidana selama proses Pilkada. Meskipun nanti kasus itu dianggap kadaluwarsa dari perspektif regulasi pilkada.

Sebagai informasi, Koalisi Pemantau Pilkada Aceh 2017 juga tercatat dan terpantau di KIP Aceh, untuk melakukan pemantauan. Koalisi ini terdiri atas empat lembaga yaitu Forum LSM Aceh, Jaringan Survey Inisiatif (JSI), Perludem, dan IDeAS.

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/02/17/politik-uang-dan-intimidasi-dominasi-pelanggaran-pilkada
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini