pidie cina hitam

Tribunbarat.com - Tiap kabupaten yang ada di aceh mungkin berbeda-beda,baik itu dari adat,maupun logat berbicara,namun tahukan anda keunikan dari masyarakat pidie,pidie di juluki sebagi cina hitam,julukan ini bukan tanpa alasan,Karena hampir semua masyarakat pidie wirausaha (berdagang),jadi jangan heran jika pidie di juluki sebagi cina hitam.

“Orang Pidie itu identik dengan saudagar. Mereka dari turun-temurun merantau untuk meraih keberhasilan terutama dalam bidang perdagangan,” kata Tarmizi A Hamid, kolektor manuskrip Aceh, kepada aceHTrend,di Gampong Aree, Pidie.

“Orang-orang tua di Pidie merasa malu kalau ada anak lelakinya yang tidak ada kerja dan meuwoh-woh di kampung. Anak-anak muda didorong untuk pergi jauh, merantau. Ini terjadi bertahun-tahun sejak masa lampau, sehingga orang Pidie dijuluki Cina hitam,” tambah Tarmizi yang juga staf MAA Aceh.

Tarmizi melanjutkan, setelah berhasil mereka akan pulang kampung terutama pada moment Idul Fitri. “Makanya sejak akhir Ramadhan mereka akan pulang dengan membawa berbagai simbol keberhasilan seperti mobil baru sampai-sampai beberapa kampung macet,” katanya.

Saat balik dari kampung mereka akan membawaserta anak-anak muda dari kampungnya untuk ikut merantau. “Makanya perantau dari Pidie tak pernah putus. Kecamatan Indrajaya, Delima dan Meureudu adalah pemecah rekor perantau asal Pidie,” ujar Tarmizi.

Saat pergi merantau, lanjut Tarmizi, mereka masih usia muda belia, rata-rata baru tamat SMA. Pada usia 25-30 mereka bisanya sudah sukses dan mandiri.

“Uniknya mereka akan pulang kampung untuk menikah. Sangat jarang yang menikah di rantau, kecuali mereka mengalami kegagalan. Watee geuyue meuranto geuyue mita peng, kon mita inong (misi merantau adalah untuk mencari uang.

Sumber:acehtrend
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini