Tribunbarat.comJika anda mengenal orang ini, saya akui anda sebagai mahasiswa STAIN Malikussaleh, hari ini bukan saya ingin melarang anda bersedekah atau beramal. namun pernahkah anda sejenak berfikir kritis tentang dilema dilingkungan ini.

Beliau yang gagah nan rupawan dibawah ini adalah salah satu individu yang sering berlalu lalang disekitaran kampus STAIN Malikussaleh, baik di kantin maupun ruang-ruang kuliah dan perpustakaan. secara realita dilapangan beliau seringkali meminta sedekah dari mahasiswa yang katanya akan dimanfaatkannya sebagai biaya untuk pernikahannya.

Teknik dan tatacara meminta beliau pun agak sedikit radikal dan kurang kondusif dengan suasana tempat beliau ber-operasi, bisa dikatakan terdapat unsur paksaan ketika permintaan beliau tidak kita turuti.

"uang tak diberi, siap-siap anda dimarahi"

Saya tidak tahu darimana beliau berasal, yang saya tahu beliau ini mulai beraksi sejak tahun 2012, dengan target operasi kampus-kampus yang mahasiswanya yang ada disekitaran Lhokseumawe & Aceh Utara. Seperti UNIMAL, POLITEKNIK, AKKES PEMDA dan STAINMAL.

Karena seingat saya pada akhir tahun 2012 saya pernah berbincang-bincang ringan dengan beliau dikantin Politeknik. Dalam perbincangan kala itu beliau menegaskan bahwa tujuan beliau meminta sedekah hanyalah untuk biaya pernikahannya. Alasan untuk pernikahan itu bertahan sampai dengan akhir 2013 kemarin. Sejak saat itu beliau sempat menghilang dikurun wakltu 2014.

"Menurut kabar angin beliau berlalu lalang didaerah Aceh Timur"

Kemudian awal 2015 beliau kembali muncul di daerah Lhokseumawe dengan tampilan yang lebih hot, kece dan modis.
Disitu kami sempat mengobrol lagi, saat itu alasan beliau mencari nafkah dengan meminta sedekah adalah untuk memenuhi permintaan dan menafkahi istrinya yang katanya sedang pisah ranjang.

Bukannya saya ingin menjelek-jelekkan saudara seiman dan sebangsa kita ini. tapi saya mencoba untuk sedikit berfikir Investigatif dan kritis.

Lantas yang menjadi pertanyaan dibenak mahasiswa--mahasiswa STAINMAL kini adalah :

"Pantaskah kita bersedekah kepada laki-laki ini?"

Nabi Muhammad S.A.W Bersabda :

"Seorang dari kalian mengikat satu ikatan kayu bakar, lalu ia memikulnya di atas punggungnya, kemudian ia jual adl lebih baik baginya daripada harus meminta-minta kepada orang, baik orang itu memberi atau menolaknya". [HR. Muslim].

Bodinya gagah, segala indera maupun anggota tubuh yang beliau miliki masih sehat-sehat saja. Apa kita akan terus memberi sedekah kepada beliau hingga kita menjadi sarjana nanti sedangkan beliau terus-terusan berprofesi dilingkungan kampus kita? memasuki ruang-ruang dan pustaka seraya membentak-bentak mahasiswi yang tidak memberinya uang?.

Sekali lagi, saya bukan ingin melarang anda bersedekah, tapi sebelum anda menyerahkan uang anda ketangan beliau, berfikirlah sejenak.
Apa anda ingin beliau terus-terusan keenakan berporofesi seperti ini hingga anak-anak beliau menginjak bangku sekolah. Apa kata kawan-kawan anak beliau nanti ketika tahu ayah temannya berprofesi sebagai tukang peminta-minta yang hanya bermodalkan kalimat tahmid, tahlil, istighfar, tasbeh dan takbir ?

Nabi Muhammad Bersabda :

و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُسْلِمٍ أَخِي الزُّهْرِيِّ عَنْ حَمْزَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَزَالُ الْمَسْأَلَةُ بِأَحَدِكُمْ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَلَيْسَ فِي وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ و حَدَّثَنِي عَمْرٌو النَّاقِدُ حَدَّثَنِي إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَخِي الزُّهْرِيِّ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ مُزْعَةُ

Tidaklah salah seorang dari kalian yg terus meminta-minta, kecuali kelak di hari kiamat ia akan menemui Allah sementara di wajahnya tak ada sepotong daging pun. Dan telah menceritakan kepadaku Amru An Naqid telah menceritakan kepadaku Isma'il bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Ma'mar dari saudaranya Az Zuhri dgn isnad ini, namun ia tak menyebutkan muz'ah (sepotong). [HR. Muslim No.1724].

Jika anda kasihan kepada beliau, saya rasa jalan keluar satu-satunya adalah STOP memberi sedekah supaya beliau tidak keenakan dan nyaman di profesi seperti ini.

Sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10200526850769303&set=gm.838908019532203&type=3&theater
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini

Lebeh jroeh loem lansung bak gobnyan sendiri neupeugah rakan eee

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'e

Kamangat lage nyan mgkin

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'o seit

Kamangat ret nan..

Male agam2 lain dum

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'e

Kamangat lage nyan mgkin

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'e

Kamangat lage nyan mgkin

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'e

Kamangat lage nyan mgkin

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'e

Kamangat lage nyan mgkin

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'e

Kamangat lage nyan mgkin

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'e

Kamangat lage nyan mgkin

Irvan Sclass said...

Nyan contoh2 ureung beu'e

Kamangat lage nyan mgkin

habibi anwar said...

Sering kita liat orang ini,kalo saya cerita apa saja yang pernah terjadi antara saya dan orang ini,hek bak tatuleh tekhem teuh hahahahahha,

Anonymous said...

Jangan suKlo suatu saat keluarga kamu mengalami
SeKlo suatu saat keluarga kamu mengalami
Seperti ini gimna rasa nya.
Ingat hukum KARMA berlaku.perti ini gimna rasa nya.
Ingat hukum KARMA berlaku.ka kx membuka aib orng.
Tuk ap di publik berita kek gini,
yg ad bikin malu keluarga nya aja.
Klo emang gak mau ksih gak ush di ksih.
Mungkin iya klo kta liat badan nya sehat ok
Apakah klian ad berfikir mungkin pikiran nya kurang sehat.
apakah klian tau kehidupan nya kek mna
Klo suatu saat keluarga kamu mengalami
Seperti ini gimna rasa nya.
Ingat hukum KARMA berlaku.

Anonymous said...

Jangan suka kx buka aib orng.
Tuk ap di publik berita kek gini,
yg ad bikin malu keluarga nya aja.
Klo emang gak mau ksih gak ush di ksih.
Mungkin iya klo kta liat badan nya sehat ok
Apakah klian ad berfikir mungkin pikiran nya kurang sehat.
apakah klian tau kehidupan nya kek mna
Klo suatu saat keluarga kamu mengalami
Seperti ini gimna rasa nya.
Ingat hukum KARMA berlaku.