Tribunbarat.com - Host dan narasumber di stasiun televisi Turki, Ülke TV, tak tahan menahan air mata dan emosi ketika membahas seorang anak Suriah, 5 tahun, yang terkena pecahan bom Rusia + Assad di kepala dan harus segera dioperasi, namun tidak ada perlengkapan bahkan tidak pakai obat bius. Si anak membaca hafalan al-Quran untuk menahan rasa sakit saat operasi.

Tidak tahu apa yang akan Manusia rasakan saat melihatnya. Kita semua hanya berharap agar hati-hati kita tidak mengeras karena terlalu sibuk memikirkan diri sendiri. Mari tunjukkan kepedulian kita
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini