Tribunbarat.com. BEKASI - Petugas kepolisian menemukan benda diduga bom di dalam sebuah rumah yang berada di Jalan Bintara Jaya 8, Kota Bekasi, Sabtu (10/1/2016).
Bom tersebut rencananya akan diledakan di Istana Negara, Jakarta, Minggu (11/1/2016) pagi.
"Rencananya bom tersebut akan diledakkan di istana negara pada saat serah terima jaga paspampres," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/12/2016).
Bom jenis TATP berbentuk rice cooker memiliki berat 3 kilogram. Bom ini memiliki daya ledak tinggi.
"Kalau meledak, semua yang berada dalam radius 300 meter akan hancur semua," kata Argo.
Saat ini, bom tersebut telah dilumpuhkan di lokasi. Menunggu sejam setelah dilumpuhkan, pihak kepolisian akan melakukan olah TKP.
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kombes Rikwanto menyebut bom di Bekasi jenis TATP yang berbentuk rice cooker.
"Bom rice cooker, berdaya ledak tinggi," kata Rikwanto kepada KompasTV, Sabtu (10/12/2016).
Menurut Rikwanto, kesimpulan berdaya ledak tinggi berdasarkan hasil pengamatan ahli bom Densus 88. Namun, belum diketahui dampaknya bisa mencapai berapa meter dari lokasi di Bintara VIII, Bekasi Barat, Jawa Barat.
Bom rakitan tersebut ditemukan setelah Densus 88 menangkap tiga terduga teroris di Perum Bintara Jaya. Tiga orang tersebut berinisial NS, AS, dan DYN. Mereka baru tinggal sementara di sana selama satu pekan.

sumber http://aceh.tribunnews.com/2016/12/10/bom-yang-disita-polisi-di-bekasi-rencananya-akan-diledakan-di-istana-negara
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini