Pesan dari Swedia dalam Rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Aceh

TRIBUNBARAT.COM, Swedia - Bakhtiar Abdullah menyampaikan pesan khusus dalam rangka milad ke-40 GAM. Melalui momentum ini, ia meminta pemerintah Aceh ke depan jangan lalai dan lesu dalam memprioritaskan kewenangan Aceh karena yang dijalankan selama ini hanya dalam sistem peraturan daerah (perda) bukan dalam bentuk qanun Aceh. Ia meminta rakyat Aceh mempergunakan ruang perdamaian untuk mencapai kesejahteraan.

“Kita sudah sepakat mengakhiri perang bersenjata selama 30 tahun ketika tsunami melanda Aceh dan berkomitmen terhadap perdamaian dan perjanjian damai Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki yang telah disepakati serta disaksikan oleh dunia internasional. GAM berharap agar seluruh rakyat Aceh mempergunakan ruang perdamaian yang telah diraih untuk mencapai hak-haknya,” katanya kepada Serambi melalui siaran persnya, Sabtu (3/12).

Ia juga meminta kepada pemerintah pusat supaya segera memenuhi kewajibannya untuk menjalankan secara sempurna isi kesepakatan MoU Helsinki.

Menurut Bakhtiar, kesepakatan tersebut merupakan instrumen utama untuk percepatan pembangunan Aceh pascakonflik dan tsunami. “Sesuai dengan mekanisme di dalam perjanjian, GAM yang masih belum bubar, tetap berusaha supaya semua pihak melaksanakannya sebagaimana yang telah disepakati,” katanya.

Bakhtiar menambahkan, selama ini berbagai tantangan datang dari berbagai pihak untuk menggagalkan perdamaian dan demokrasi dengan cara menyebarkan berita propaganda, bohong, fitnah, ancaman, adu-domba, dan intimidasi. Tapi, hal itu bisa dilalui dikarenakan rakyat Aceh sudah bertekad ingin hidup dalam kedamaian agar bisa menata kembali kehidupan masa depannya.

“Selama 40 tahun, perjuangan GAM mengalami dinamika secara organisasi, beragam gejolak menerpa, tetapi semua bisa dilalui dengan selamat. GAM saat ini berupaya keras untuk melakukan perbaikan dan pembaharuan sehingga menjadi organisasi yang kuat dan tetap membela kepentingan bangsa dan rakyat Aceh. Dengan itu kami mengimbau kepada semua anggota GAM bersatu ke arah tersebut,” ujarnya.

Selain itu, dalam rangka peringatan milad ke-40 GAM, ia mengajak semua masyarakat Aceh untuk mendoakan para pejuang yang meninggal dalam perang dulu. “Kepada rakyat Aceh mari sama-sama kita berdoa untuk kebaikan Aceh hari ini dan masa akan datang, serta kita mohonkan kepada Allah SWT semoga semua pahlawan dan syuhada’ yang telah syahid menjadi ahli syurga,” demikian Bakhtiar Abdullah.


SUMBER: http://aceh.tribunnews.com/2016/12/04/ini-pesan-dari-swedia
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini