Oknum TNI Pukul Anak dibawah Umur LBH Banda Aceh lapor Ke POM

TRIBUNBARAT.COM, LHOKSEUMAWE - LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe melaporkan tindakan yang dilakukan oleh E (17) siswa salah satu SMA di Baktiya dan Ibu serta Ayahnya yang merupakan Oknum TNI.

Setelah menerima pengaduan dari Korban Mhd (17) dan keluarganya pada tanggal 20 November 2016, ke SPKT Polres Aceh Utara pada tanggal 21 November 2016 dengan nomor STBL: 160/XI/2016/Res Acut/SPKT dengan perkara Pemukulan anak dibawah umur yang diatur didalam undang-undang nomor tentang Perlindungan Anak.

LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe bersama Korban dan keluarga korban melaporkan tindakan tersebut kepada DENPOM IM/1 Lhokseumawe pada Selasa 30 November 2016.

“Laporan tersebut kita teruskan hingga ke DENPOM karena berdasarkan keterangan dari Keluarga korban pelaku adalah Oknum TNI, sehingga DENPOM-lah yang akan mengusut kasus ini hingga tuntas dan dalam waktu dekat saya merencanakan akan melaporkan oknum Polisi yang juga ikut terlibat dalam penganiayaan ini” ungkap Fauzan, S.H. selaku Koordinator dan M. Chaleb, S.H. selaku staff dari  LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe.

Ia menyayangkan kejadian ini, dua Oknum Institusi Negara yang ditugaskan untuk melindungi Masyarakat malah melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap anak dibawah umur.

“Saya berharap Polres dan DENPOM mengusut hingga tuntas kasus ini dan semua pihak harus mengawasi Penyidikan kasus ini” pinta Fauzan

Kasus ini bermula Mhd sedang mengikuti Lomba Giat Prestasi Pramuka di Kecamatan Baktiya tiba-tiba terlibat salah paham antara Mhd dan E hingga perkelahian pun tidak dapat dihindari, namun beberapa saat kemudian datang teman-teman dan panitia untuk melerai keduannya hingga Mhd berangkat pulang, namun saat sudah berada dalam truck untuk pulang, tiba-tiba datang seorang Oknum Polisi berpakaian preman bersama E meminta Mhd untuk turun dari truck.

Setelah Mhd turun datang seorang Oknum Polisi lainya dan meminta Mhd dan E untuk kembali berduel, hingga datanglah panitia untuk melerai, namun ketika Oknum Polisi masih memegang Mhd, tiba-tiba datang ibu dari siswa E yang langsung menendang Mhd, serta datang juga Ayah Siswa E yang merupakan Anggota TNI dan langsung menonjok wajah Mhd.

“Akibat dari pemukulan anak dibawah umur yang dilakukan bersama-sama tersebut, Mhd harus dirawat inap di Pukesmas Matangkuli selama 3 hari” pungkas Fauzan.


SUMBER: http://www.lintasnasional.com/2016/12/01/lbh-banda-aceh-pos-lhokseumawe-laporkan-pemukulan-anak-dibawah-umur-oknum-tni/
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini