Jambret di Banda Aceh Mengila

TRIBUNBARAT.COM, BANDA ACEH - Dalam sehari pada Rabu (30/11) terjadi empat kasus jambret di Kota Banda Aceh. Dari empat kasus itu dua diantaranya pelaku yang sama dan sempat terekam CCTV, yaitu di Jalan Syiah Kuala dan Jalan Politeknik Gampong Beurawe. Sedangkan dua kasus lainnya terjadi di dekat kuburan Gampong Mulia dan di Lambaro Skep diduga pelaku yang sama tapi tidak dilaporkan ke polisi.

Keempat kasus itu terjadi berurutan yaitu yang terjadi di Jalan Syiah Kuala, antara Simpang MAN dan MIN Model Banda Aceh, sekitar pukul 11.00 WIB. Lalu, informasi lain yang diperoleh Serambi, aksi jambret juga terjadi di Jalan Politeknik Beurawe. Berikutnya jambret terjadi di dekat kuburan Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, sekitar pukul 13.00 WIB, dan di kawasan Lambaro Skep, kecamatan sama, terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, dari serangkaian kejadian itu, Polsek Kuta Alam baru menerima dua laporan dari korban yaitu yang terjadi di Jalan Syiah Kuala dan di Jalan Politeknik Beurawe. Pelaku yang terlihat dalam rekaman CCTV mengenakan helm racing dan berjaket hitam itu, sebelum menjambret sempat melihat kiri dan kanan serta ke belakang (pembaca bisa lihat video dengan membuka barcode).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH, melalui Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif Panigoro SIK menyebutkan dalam satu hari, yakni Rabu (30/11) pihaknya menerima dua laporan penjembretan. Sedangkan dua kasus lainnya diakui belum masuk laporan. Kejadian pertama dilaporkan Fera Susanti (29) warga Keutapang, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Korban Fera melaporkan tas miliknya dijambret di Jalan Syiah Kuala. Korban datang dari arah Jalan Pocut Baren dan belok kanan ke arah Jambo Tape. “Sebelum sampai di Jambo Tape tas saya ditarik dari samping kanan dan berhasil dilarikan pelaku yang menggunakan sepeda motor,” ujar Fera kepada polisi seraya menyebutkan dalam tasnya berisi Hp Oppo, SIM C, KTP, dua kartu ATM serta uang Rp 300.000.

Selanjutnya korban jambret Susi Afrina (32) warga Mireuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, mengaku pada polisi dijambret pukul 16.15 WUB di Jalan Politeknik Beurawe. Dilaporkannya, pelaku menggunakan sepeda motor merek yang sama dengan kejadian dialami oleh Fera yaitu Satria F (satria belalang). Pelaku berhasil mengambil dompet milik korban yang diletakkan dalam laci depan sepmor miliknya. Sedangkan isi dompet milik Susi itu antara lain, dua Hp, satu STNK sementara, surat kuliah dan uang Rp 150.000.

Kapolsek Kuta Alam mengimbau masyarakat terutama ibu-ibu agar berhati-hati jika membawa tas dan dompet. “Kami minta warga melapor jika mengetahui identitas pelaku, dan kami akan memberikan hadiah jika pelaku bisa tertangkap,”ujar Kapolsek Kuta Alam.


sumber: http://aceh.tribunnews.com/2016/12/04/sehari-empat-kasus-jambret-di-banda-aceh
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini