TribunBarat.com - Hidayah bisa datang kepada siapa saja, kali ini hidayah Allah diterima Ignasius Ardian (mantan Katholik) putra pendiri gereja Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Tangerang ini.

Sejak kecil memang guru dan keluarganya sudah menyemai benih kebencian terhadap Islam dengan mendiskreditkan kaum muslim.

Sewaktu kuliah Ignasius Ardian adalah ketua Forum Komunikasi Pelajar Katholik Jogja tahun 1995 - 2000 yang pernah begitu membenci dan memusuhi dakwah Gerakan Pemuda Ka'bah MAKO GPK Kota Terminal Ngabean Jln Wachid Hasyim Kota Jogja yang sekarang dikomandoi saudara kita M Fuad Andreago.

Seiring dengan aktifitasnya sebagai aktivis gereja Ardian yang membenci Islam terjawab dengan AKSI BELA ISLAM 1 dan 2 sampai Aksi Bela Islam 212 dimana banyak fitnah yang dilontarkan terhadap Islam ternyata terbukti tidak benar.

Aksi Bela Islam sebagai bentuk silaturahiim persatuan dan persaudaraan umat Islam telah membuatnya terhenyak dan sadar bahwa sesungguhnya Islam Rahmatan Lil' Alamin, tidak ada 1 pun non muslim yang disakiti dan diganggu.. Tuntutan ummat muslim sangat wajar, tegakkan keadilan dan supremasi hukum.

Bahkan ummat Islam tidak juga terprovokasi dimana setelah Aksi Bela Islam ini masih juga ummat Islam difitnah dengan berbagai macam konspirasi dan bahkan terjadi banyak pemaksaan untuk memakai atribut natal..

Justru menjelang Natal inilah Ardian menjadi sungguh - sungguh yakin bahwa ternyata ajaran yang diyakininya salah dan tidak sesuai prakteknya, ternyata sejak kecil memang dibohongi dengan doktrinasi yang dikemas melaui Natal, Sinterklas, Pohon Terang bahkan dijadikan Patung..

Selain patung, gambar wajah Yesus dan maria hampir dipastikan terdapat disemua umat kristen. Dan umumnyanya mereka sangat menghormati patung, gambar atau lukisan wajah Yesus dan Ibunya Maria. Padahal sangat jelas Allah melarang dalam Alkitab, membuat atau menyembah kehadapan patung.

Padahal di 10 perintah Tuhan ada larangan membuat patung untuk di sembah:

"Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yg ada di bumi di bawah, atau yg ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku," Keluaran 20:4-5

Hati-hatilah, supaya jangan kamu melupakan perjanjian TUHAN, Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang oleh TUHAN, Allahmu, dilarang kau perbuat. Ulangan 4:23

Imamat 26:1 "Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini