Dua Kedai di Peudada di tabrak Bus dan Dump truk
TRIBUNBARAT.COM, BIREUEN - Menghindari tabrakan fatal dari satu arah, angkutan umum Bus Pusaka BL 7718 PB dan dumptruk BL 8442 Z hilang kendali dan menabrak hingga hancur dua kedai usaha warung kopi di pinggir jalan lintas Banda Aceh-Medan, di Gampong Blang Geulumpang, Peudada, Bireuen sekitar pukul 05.30 WIB, Sabtu (24/12/2016)

Informasi diperoleh Serambinews.com, dumptruk Colt Diesel dikemudikan M.Yusuf Mahmud (55) Desa Bale Panah, Juli, Bireuen  melaju dari arah Bireuen ke Peudada.

Setibanya di kawasan itu hendak belok ke kanan masuk lorong di samping timur kedai tersebut menjemput pekerja kebun sawit tinggal di desa lokasi kejadian dan sekitarnya.

Bersamaan dengan hendak berbelok dari arah belakang muncul  angkutan umum bus Pusaka dari Medan sedang  melaju kencang  membawa  15 orang penumpang.

Menghindari tabrakan fatal  kedua kendaraan hilang kendali dan sama sama mengarah ke kanan jalan. Bus dan truk kemudian sama sama menabrak dua pintu kedai.

Anggota Satlantas Polres Bireuen yang berada di lokasi mengatakan, awalnya truk sudah berhenti tiba-tiba hendak belok ke kanan, karena jarak sudah dekat supir bus mengelak ke pinggir arah kanan dan menabrak kedai.

"Saya mengelak hindari tabrakan fatal dan bus bisa terbalik," ungkap supir bus Pusaka, Ridwan (50) warga Lingkungan 1 Bukit Tangga, Desa Bukit Kubu, Kecamatan Besitang, Sumatera Utara.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalulintas tersebut, dua kedai kontruksi kayu dalam keadaan tertutup, penjaga tidak tidur ditempat itu.

Kedai  beserta isinya hancur, akibat kejadian tersebut pemilik usaha menderita kerugian puluhan juta rupiah dan perkara telah ditangani Satlantas Polres Bireuen.

Kedai yang rusak milik M Nur (38), pekerjaan wartawan beralamat Desa Kuta Baro, Kecamatan Kuala Bireuen dan milik M Juned (65) tinggal di rumah belakang tempat kejadian perkara, ujar Keuchik Blang Geulumpang Darussami didampinggi kedua pemilik kedai./
 
sunber:  http://aceh.tribunnews.com/2016/12/24/busdan-dumptruk-tabrak-dua-kedai-di-peudada
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini