Musibah Kembali terjadi di Naggroe aceh serambi Mekkah

Tribunbarat.com - Rabu 7 Desember Tahun 2016 tepat jam 5:03 pagi,Naggroe aceh darussalam kembali berduka,Gempa yang berkekuatan 6,4 SR kembali mengguncang bumi serambi mekkah.

Pidie jaya salah satu kabupaten di aceh yang mengalami musibah gampa dengan kekuatan 6,4 SR,di perkirakan korban yang meninggal pada hari kamis 8 desember 2016 telah mencapai 103 orang(jumlah korban belum pasti).

Musibah Kembali terjadi di Naggroe aceh serambi Mekkah

Setiap musibah yang terjadi tentu ada sebab dan akibat nya,namun yang paling penting bagaimana kita mengambil pelajaran dari musibah yang telah menimpa kita.

Rencana allah tidak bisa kita perkirakan kapan terjadi,dan seberapa besar rahasia tersebut,hanya allah yang mengetahui segala nya.

Musibah Kembali terjadi di Naggroe aceh serambi Mekkah



Tsunami aceh.Kita sejenak merenungkan kembali,musibah yang juga pernah terjadi di bumi serambi mekkah pada tahun 2004 silam.minggu pagi 26 desember 2004,tepat jm 8:55mnt.

Apa cerita di balik musibah yang menimpa sebagian wilayah naggroe aceh, dan menelan korban ratusan ribu jiwa itu?

Berikut Menurut cerita dari sejumlah warga Syiah Kuala(banda aceh).

Sehari sebelum peristiwa buruk (tsunami aceh) menimpa kawasan itu(syiah kuala), ada kegiatan hura-hura yang dilakukan oleh salah satu kelompok pasukan keamanan.

Pesta musik diiringi oleh sekelompok orang tersebut, hanya beberapa meter dari Makam Syiah Kuala.

Pesta itu pun dilengkapi dengan minum-minuman keras.

Iskandar (15), penduduk Syiah Kuala menuturkan, pada tanggal (24/12/2004).

Kelompok tersebut benar-benar sedang berpesta. Jika pada hari biasa, hanya ada tujuh orang petugas, namun malam itu jumlahnya lebih banyak. Sebuah tenda layaknya hajatan pun didirikan.

Tengku Usman (54), warga Aceh Barat juga mengungkapkan, seseorang yang mengenakan jubah putih telah mengingatkan agar pesta itu dihentikan. Sebab, kompleks makam itu cukup mendapat perhatian warga.

Orang-orang yang datang ke sini tidak berani berbuat sembarangan kata Usman.

Kendati telah diingatkan sampai dua kali, kelompok tersebut tetap asyik berjoget/pesta.

Iskandar menjadi saksi adanya pesta itu. Dia mengaku, dimintai bantuan oleh pasukan tersebut untuk ikut membereskan tenda dan kursi-kursi seusai pesta.

Peringatan ternyata menyimpan pesan datangnya bencana. Entah ada kaitannya atau tidak, yang jelas sehari setelah pesta itu, musibah menerjang Kota Serambi Makkah, termasuk wilayah Syiah Kuala.

Ada yang lebih menarik lagi,dari coretan di pagar putih rumah warga yang hampir runtuh seluruhnya. Tulisan dengan cat semprot itu ditulis dengan ukuran yang lebih besar.

Musibah ini akibat dari kita yang berbuat kemaksiatan

''Pesan itu memang tepat,'' kata Fauzi (35), warga Aceh Jaya yang kehilangan saudaranya yang semuanya tinggal di Syiah Kuala.

Lalu apa hubungan nya dengan musibah yang terjadi di Pidie jaya,apakah juga punya kesamaan dengan apa yang telah terjadi di banda aceh pada tahu 2004 silam, yaitu musibah tsunami.?

Musibah Kembali terjadi di Naggroe aceh serambi Mekkah



Sekarang kita lihat hampir semua penyebab musibah di serambi mekkah,berkaitan dengan sebab-sebab yang melanggar dengan syariat islam.kebenaran nya hanya allah yang lebih tau,kita sebagai manusia hanya mengira-gira saja.

Naggroe aceh seuramoe mekkah adalah tempat lahir nya para auliah allah dan ulama-ulama besar.

Jika musibah yang pernah terjadi di bumi serambi mekkah berkaitan dengan perbuatan maksiat.arti nya allah menegur kita untuk mencegah segala perbuatan maksiat di bumi serambi mekkah.

Allah tidak merelakan tanah para aulia allah dan ulama-ulama allah di kotori oleh perbuatan maksiat.

Namun Di balik musibah yang pernah terjadi di bumi serambi mekkah,selalu ada hikmah yang luar biasa.

Katakanlah tsunami aceh pada tahun 2004 silam,hikmah yang paling besar adalah dengan berdamai nya antara pemerinta RI dan Gerakan aceh merdeka GAM.bumi serambi mekkah tidak ada lagi pertumpahan darah setelah musibah besar yang meluluhlantakan bumi serambi mekkah,yaitu tsunami aceh.

Kesimpulan:
Musibah yang pernah terjadi di aceh sebagai pelajaran bagi kita semua sebagai umat muslim,untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta.tinggalkan segala bentuk perbuatan yang membuat murka terhadah Allah.

Sumber: https://seur4moe.blogspot.co.id/
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini