Trump Menang, Mahasiswa Aceh di Amerika akan di Usir

TRIBUNBARAT.COM, AMERIKA SERIKAT - Kandidat Presiden dari Partai Republik, Donald Trump akhirnya terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat ke-45 setelah mengalahkan rivalnya dari Partai Demokrat, mantan Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berlangsung, Rabu (9/11/2016).

Kemenangan Trump kini berubah menjadi momok menakutkan bagi sebagian warga Amerika dan masyarakat dunia, tak terkecuali mahasiswa Aceh yang saat ini sedang mengikuti pendidikan di negeri Paman Sam tersebut.

Menurut pengakuan Lailul Ikram, seorang mahasiswa Aceh yang sedang menyelesaikan program master di Universitas Columbia ini, hasil Pilpres Amerika ini merupakan fenomena aneh bagi seluruh dunia.

Betapa tidak, seorang kandidat yang rasis dan pernah merendahkan suku, agama atau budaya orang lain selama kampanye, berhasil menjadi presiden di salah satu negara ter-powerful sedunia.

"Dari malam perhitungan suara sampai sekarang, banyak teman-teman saya yang masih bingung, menangis, dan kecewa. Saya rasa kemenangan Trump akan memiliki dampak di berbagai sektor globalisasi, baik dari sektor ekomoni, keamanan internasional, maupun imigrasi," kata Ikram dalam perbincangan melalui layanan WhatsApp dengan Serambinews.com, Kamis (10/11/2016) malam waktu Indonesia barat.

Market sedang turun, sambung Ikram, dan keamanan internasional juga masih dipertanyakan, berhubung Trump ingin menegosiasi ulang hubungan baik yang selama ini telah dibangun antara Amerika dengan Jepang, Cina, Saudi Arabia, dan Rusia.

Salah satu pernyataan Trump pada saat debat presiden adalah dia ingin membangun hubungan baik dengan Putin, Presiden Rusia, yang sering disebut-sebut sebagai musuh besar para politisi di Amerika.

Trump juga mengatakan dia ingin memungut pajak kepada negara-negara yang selama ini memperoleh perlindungan dan dukungan keamanan militer internasional dari Amerika.

"Saya sendiri mungkin harus pulang kampung. Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi dalam jangka waktu singkat. Hanya Allah yang Maha Tahu dan Maha Penolong untuk sekarang dan ke depannya," ujar Ikram.

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2016/11/10/trump-menang-mahasiswa-aceh-di-amerika-harus-pulang-kampung
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini