tribunbarat.com, MEULABOH - Tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Aceh Barat yang diusung Partai Aceh, Ramli MS-Banta Puteh Syam, sejak Minggu hingga Senin (27/28/11) dini hari, membongkar alat peraga kampanye yang telah dipasang oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat. Informasi diperoleh awak media di Aceh Barat, tim sukses calon nomor dua itu menilai pemasangan alat peraga itu tidak adil.

Mereka mengaku tidak bisa menerima, karena pihak KIP Aceh Barat melalui panitia di tingkat kecamatan, memasang alat peraga tersebut secara veritikal, yakni dengan menempatkan nomor urut satu di atas, nomor urut dua di tengah, serta nomor urut tiga di bagian paling bawah.

Sekretaris Tim Sukses Ramli MS-Banta Puteh, Taufiq Ali kepada sejumlah wartawan, Senin (28/11) siang di Meulaboh mengatakan, timnya telah membongkar seluruh alat peraga kampanye untuk calon tersebut di seluruh gampong atau desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Aceh Barat.

Ia mengaku, pencopotan spanduk yang dilakukan tersebut, lantaran kecewa terhadap KIP Aceh Barat selaku penyelenggara pilkada, karena spanduk semua calon itu dipasang secara vertikal dari atas ke bawah. “Kami hanya membongkar spanduk nomor urut dua, sedangkan spanduk pasangan lain tidak kami ganggu sedikit pun,” kata Taufiq.

Seharusnya, kata dia, spanduk pasangan calon itu dipasang secara berjajar ke samping (horizontal) secara berurutan, sehingga hal itu tidak merugikan kandidat mana pun yang kini bertarung di Pilkada. “Ini jelas tidak adil. Pemasangan spanduk pasangan calon bupati dan wakil bupati seharusnya dipasang menyamping berurutan, sesuai dengan nomor urut di kertas suara nantinya saat pencoblosan,” tambahnya.

Meski telah dicopot dari lokasi pemasangan awal, Taufiq menyatakan timnya akan memasang kembali spanduk-spanduk itu di lokasi pemasangan spaaduk calon yang telah ditentukan oleh KIP.

Namun, pemasangan spanduk ini tak berada di tempat pemasangan spanduk-spanduk yang telah dicopot, melainkan tetap di lokasi yang sama dengan tempat pemasangan yang berbeda. “Setelah kami copot, nanti akan kami pasang kembali sendiri di samping spanduk pasangan calon lain yang telah ditentukan oleh KIP, karena satu desa mendapat dua lembar spanduk sesuai aturan KIP,” kata dia.

Untuk Kecamatan Pante Ceureumen yang belum terpasang spanduk, Timses Ramli-Banta meminta kepada KIP Aceh Barat agar dipasang secara horizontal. “Kami sudah layangkan keberatan kepada KIP atas pemasangan spanduk yang tidak sesuai dengan kesepakatan,” kata Taufik.

Ketua KIP Aceh Barat Bahagia Idris mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan terkait pencopotan spanduk oleh pendukung pasangan nomor urut dua, setelah spanduk milik tiga kandidat tersebut dipasang di setiap kecamatan dengan lokasi yang telah ditentukan.

“Pemasangan spanduk tiga kandidat ini telah sesuai seperti kesepakatan awal, sebelum penentuan nomor urut. Kita masih simpan notulen rapatnya,” kata Bahagia.

sumber:  http://aceh.tribunnews.com/2016/11/29/protes-kip-timses-copot-spanduk-ramli-banta

Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini