Robot - Robot made in Indonesia Bersaing di Ajang Kontes Robot Cerdas


TRIBUNBARAT.COM, JAKARTA -
Teknologi terus berkembang dan semakin canggih. Salah satunya robot. Puluhan robot berbasis line tracer saling beradu dalam ajang Prodistik Competition for Madrasah in IT-New Generion Version 6 (PROCOMMIT-NG V6) kategori Robot Cerdas.

Robot-robot ini dikerahkan untuk memadamkan api yang menjalar di Plasa Dokter Angka ITS. Api yang dimaksud hanya sebatas nyala lilin yang ditata dengan pola tertentu dalam area khusus.

Tak hanya memadamkan api, robot-robot ini juga harus memindahkan balok pada tempat yang ditentukan. Procommit-NG V6 adalah acara besutan Program Pendidikan Terapan dalam Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik) ITS.

Ada beberapa kategori yang diperlombakan dalam ajang ini, salah satunya adalah kategori robot cerdas berbasis line tracer.

Dalam kategori ini, sebanyak 61 tim saling mengadu robot mereka dalam sebidang arena. Setiap robot dilengkapi dengan kipas angin untuk memadamkan lilin dan bumper khusus untuk mendorong balok.

Arena yang akan digunakan pada Procommit NG ini merupakan gabungan dari dua lapangan dengan empat sisi simetris berwarna biru dan merah. Setiap kali pertandingan, yang akan berlaga adalah empat buah robot, dua di sisi merah dan sisanya di sisi biru. Pada masing-masing sisi terdapat tiga buah lilin dan sebuah balok yang diletakkan secara acak dalam lintasan.

Para peserta diharuskan untuk memadamkan sebanyak mungkin lilin, serta mendorong balok pada area tertentu hanya dengan mengandalkan robot berdimensi tiga kali 25 sentimeter buatannya. Setelah semua lilin mati dan balok telah berada pada tempat tujuan, robot harus segera kembali ke posisi awalnya.

"Setiap lilin yang padam akan dihitung sebagai lima poin, begitu juga balok yang dipindahkan," tutur Norris Yussiana, salah satu peserta seperti dinukil dari laman ITS, Senin (28/11/2016)

Lima poin tambahan akan diberikan apabila robot sempat kembali ke tempat semula setelah menyelesaikan setiap tantangan.

Dia mengaku tertarik pada robotika sejak menginjak kelas satu SMA. Siswa asal Gresik itu mengaku baru pertama kali mengikuti ajang Procommit, sebab sekolahnya baru saja resmi menjadi binaan ITS sejak setahun yang lalu. Meski demikian, Norris tetap yakin dapat menjuarai ajang tahunan ini.

"Siap tidak siap, harus siap," ungkap siswa asal SMA Muhamadiyah 1 Gresik ini. 

SUMBER: http://news.okezone.com/read/2016/11/27/65/1552411/puluhan-robot-beradu-di-ajang-kontes-robot-cerdas
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini