Plt Gubernur Aceh Soedarmo Diminta tidak memakai pola Militer

BANDA ACEH - Anggota Komisi I DPRA dari Fraksi PKS/Gerindra, Bardan Sahidi, memprotes pernyataan Plt Gubernur Aceh, Soedarmo, yang meminta DPRA untuk tidak menganggu perencanaan anggaran eksekutif.

"Apa yang diganggu? RAPBA 2017 juga belum diajukan," kata Bardan Sahidi. Menurut politikus PKS ini, bahasa yang digunakan oleh Plt Gubernur tidak mencerminkan semangat kemitraan antara eksekutif dengan legislatif.

"Apakah tidak ada padanan kata lain yang lebih bijak selain menganggu?" tanya Bardan lagi.

Baca juga: "Plt Gubernur Minta DPRA jangan Mengganggu Perencanaan Anggaran"

Menilik bahasa yang digunakan, Anggota Komisi I DPRA ini menilai bahwa Plt Gubernur masih terbawa pola komunikasi di kemiliteran. Ia meminta pola-pola tersebut sebaiknya dibuang.

"Beliau saat ini bukan lagi di militer, tetapi sudah di jabatan sipil. Pola-pola komunikasi seperti itu sebaiknya dihilangkan," pungkasnya.

sumber: http://aceh.tribunnews.com/2016/11/09/plt-gubernur-aceh-diminta-buang-pola-pola-militer
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini