Ilustrasi

Tribunbarat.com, MEDAN – Rumah pribadi sekaligus panglong milik anggota DPRD Deliserdang, Tahan Sembiring di Desa Namoriam, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang habis terbakar, Kamis (24/11). Polisi yang mengusut kasus ini memastikan ada unsur pidana atau sengaja dibakar, dan sudah berhasil menangkap satu tersangka pelaku.

Tersangka yang dicokok itu adalah Aditya Bangun (25), diamankan polisi dari sebuah lokasi saat dirinya akan melarikan diri ke kampungnya di Karo. Penyidik Polsek Pancurbatu masih mendalami motif pelaku nekat menyulutkan api yang menghanguskan bangunan milik anggota DPRD Deliserdang. “Sedang kita dalami tentang motifnya. Sekaligus kita kembangkan untuk mencari pelaku lain,” kata Kapolsek Pancurbatu Kompol Frido Gultom terkesa hati-hati.

Berbeda dengan polisi, Tahan justru mengungkap kasus ini dengan blak-blakan. Ia meyakini kasus pembakaran ini berkaitan dengan kebijakannya sebagai anggota DPRD Deliserdang melarang aktivitas pungutan liar yang dilakukan adik seorang kepala desa.

Tahan megaku tidak sembarang tuduh, karena informasi ini didapatnya langsung dari Aditya. “Dia mengaku disuruh membakar. Ada upahnya dua juta,” kata tahan.

Dari situ diketahui kalau si penyuruh merupakan adik kepala desa yang melakukan pungli terhadap truk pengangkut tanah galian C. “Satu truk dikutipnya 43 ribu. Kan gak betul itu,” ujarnya.

Tahan berharap polisi merespon cepat informasi ini dengan menangkap adik kepala desa tersebut. Bahkan bila perlu, polisi juga harus memeriksa kepala desa, karena disisnyalir terlibat dalam pungli truk galian C. “Saya akan kawal kasus ini, karena nyata perbuatan teror,” tandasnya.(mad)

Sumber:http://www.prohaba.co/2016/11/25/rumah-dan-panglong-milik-anggota-dprd-dibakar#.WDiDqS197IU
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini