Kayu Bekas Banjir Menumpuk di Jembatan

TRIBUNBARAT.COM, CALANG - Kayu dan balok bekas banjir sejak pekan lalu hingga kini masih menumpuk di aliran Krueng (Sungai) Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya. Warga enam desa di Kemukiman Pante Purba, kecamatan setempat berharap Pemkab Aceh Jaya melalui dinas terkait segera membersihkan tumpukan kayu tersebut.

“Kayu bekas banjir itu harus dibersihkan. Sebab, jika terjadi banjir susulan, kayu tersebut akan menyapu rumah di sepanjang aliran sungai itu,” ujar anggota DPRK Aceh Jaya, Saudi kepada Serambi, kemarin.

Menurutnya, warga enam desa yang cemas terhadap tumpukan kayu di aliran Krueng Ligan adalah Desa Ie Jeureungeh, Ligan, Seumantok, Ranto Sabon, Cot Punti, dan Desa Krueng Ayon. Ia juga berharap ke depan tumpukan kayu setelah banjir harus segera dibersihkan. Sehingga tak membuat masyarakat cemas.

Sementara itu, debit air di Krueng Meureubo dan Krueng Woyla mulai meninggi lagi. Hal tersebut terjadi akibat hujan lebat kembali mengguyur kawasan itu pada Minggu (20/11). Selain itu, pada Sabtu (19/11) malam, sejumlah jalan utama di Meulaboh, Aceh Barat Jalan Nasional, Jalan Iskandar Muda, dan Jalan Teuku Umar juga terendam air hujan.

Warga berharap Pemkab Aceh Barat dan Pemerintah Aceh melahirkan terobosan sehingga banjir di kawasan Meulaboh tak terus terulang. “Selain jalan rusak, banjir juga sering membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah terhenti,” kata Baihaqi, warga Woyla Barat.

SUMBER: http://aceh.tribunnews.com/2016/11/21/kayu-bekas-banjir-menumpuk-di-sungai
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini