TRIBUNBARAT.com, MEDAN - Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, AKBP Agus Halimudin mengatakan 9 orang dinyatakan positif menggunakan sabusabu.

Mereka yang diamankan ini dari Kampung Starban dibawa ke BNNP Sumut guna menjalani rehabilitasi.

"Mereka yang kami amankan ini positif menggunakan amphetamine atau sabusabu. Tujuan kami melakukan penggerebekan ini guna memutus jaringan peredaran narkoba ke tingkat konsumen," kata Agus didampingi Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Boy J Situmorang, Kamis (10/11/2016) sore.

Agus mengatakan, penggerebekan seperti ini perlu diakukan secara terus menerus dan berkesinambungan.

Tujuannya, agar Kota Medan ini bersih dari bahaya dampak penggunaan narkoba.

"Dalam pemberantasan narkoba ini kami juga bekerjasama dengan instansi terkait. Ada beberapa barng bukti yang kami amankan di antaranya bong (alat isap sabu) dan satu paket sabu," ungkap Agus.

Untuk wilayah Starban, katanya, memang sudah masuk dalam peta zona bahaya narkoba.

Di wilayah Starban diyakini tempat para pengguna menggunakan sabusabu dan ekstasi.

"Wilayah ini rata-rata pengguna semua. Kalaupun ada pengedarnya, mereka bukan orang sini. Targetnya memang masyarakat setempat," kata Agus.

Adapun mereka yang positif narkoba masing-masing Adi Susanto, Eko Dermawan, Wisnu Pratama, Ayu Juliani Nababan, Heri Sutanto, Kemal Kinula, Raju, Agus dan Putra.

Mereka semua dibawa petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kantor BNNP Sumut.

Sumber: http://medan.tribunnews.com/2016/11/10/daftar-9-orang-positif-sabusabu-usai-penggerebekan-di-kampung-starban
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini