Masihkeren.com - Wakil Direktur Medik Rumah Sakit Hermina Bekasi, Dian Ekawati, berkata, pasangan suami-istri pembuat vaksin palsu, yaitu Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, mevaksinasi anak mereka di RS Hermina.

Pasutri itu disebut telah berbagai kali memvaksinkan anaknya di RS Hermina.

"Yang bersangkutan, keluarganya vaksinnya ke sini, anaknya. Ini tadi (datanya) kami bongkar, nyatanya sahih anaknya vaksin berkali-kali di sini," ucap Eka di RS Hermina Bekasi, Senin (27/6/2016).

Menurut Eka, Rita tahu bahwa vaksin yang dibuatnya tak dipasarkan di RS Hermina. Karena, RS Hermina hanya menerima vaksin, obat, dan peralatan medis lainnya dari Departemen Logistik dan Dinas Kesehatan.


"Dia pun memvaksinkan anaknya di saya (RS Hermina). Jadi, dirinya jelas telah tahu di mana vaksin (yang dibuatnya) itu dipasarkan kan. Nah, dirinya tahu di Hermina ini tak sembarangan caranya vaksin didapat," kata dia.

Rita diketahui sempat bekerja sebagai perawat di RS Hermina Bekasi sejak Januari 1998. Dirinya mengundurkan diri pada Agustus 2007 dengan argumen bakal berkonsentrasi pada usaha sandang dalam yang juga ditekuninya.

Manajemen RS Hermina Bekasi tak tahu jikalau Rita dan suaminya menjalankan bisnis pembuatan vaksin palsu. Selama bekerja di RS Hermina pun, Rita tak sempat tercatat terlibat permasalahan apa pun di rumah sakit.

Rita dan Hidayat digerebek penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Spesifik Bareskrim Polri pada Selasa (21/6/2016) malam lalu. Keduanya digerebek di rumah mereka, Perumahan Kemang Pratama Regency, Jalan Kumala 2 M29, RT 09/05, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Saat penggerebekan, penyidik menemukan ribuan botol vaksin di dalam rumah.

Sumber:http://megapolitan.kompas.com/
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini