8 Cara Ampuh Lupakan Mantan Kekasih atau Pacar

Masihkeren.com - Jatuh cinta berjuta rasanya, begitu juga dengan putus cinta. Rasanya kita ingin balikan dengan mantan, malah kadng kadang kita ingin melupakan mantan. Tapi itu terlalu sulit, mngingat sangat banyak knangan manis dengannya.

Bagi yang ingin benar benar melupakan mantan, Mari kita intip 8 Cara Ampuh Lupakan Mantan Kekasih atau pacar:

1. Turunkan dari posisinya
Umumnya, pasangan bakal menaruh kekasihnya di titik tinggi. Tidak sedikit yang menempatkan pasangannya di puncak prioritas, bahkan mengidolakan. Jadi, jikalau Kamu telah siap untuk meninggalkan si mantan, salah satu tutorial untuk melupakan si dirinya adalah dengan berhenti mengidolakannya. Berhenti menatap gambarnya lamat-lamat, jangan secepat kilat menjawab alias membawa teleponnya. Samakan ringtone dari nomornya dengan ringtone generik di handphone Anda. Terlebih lagi, jangan membikinnya menjadi orang paling spesial dengan mengutamakan kebutuhannya.

2. Tutup
Penting untuk akhirnya mencari “penutupan” dari interaksi Kamu berdua. Jikalau Kamu tidak dapat menemukan kata-kata “penutupan” itu, tanyakan padanya inti perpersoalanan yang membikin interaksi itu harus beres. Minta ia untuk membikin keadaan lebih jelas. Ia harus dapat mengungkapkan, “Saya enggak sempat sangatlah mencintai kamu,” atau, “Saya kini telah tidak ada rasa dengan kamu,” atau, “Kita enggak bakal sempat balikan lagi.” Kata-kata “penutupan” ini diperlukan orang yang tadinya tidak dapat menerima keputusan ini untuk dapat melanjutkan hidupnya.

3. Tidak menghubunginya lagi
Seusai mencapai ujung hubungan, Kamu dan dirinya harus berhenti saling menghubungi. Jangan mencoba mencarinya saat keadaan sedang susah alias butuh kawan. Jangan mengirimnya email, jangan pula meperbuat tindakan-tindakan untuk membikinnya merasa diingini lagi. Ia bakal mencari Kamu jikalau ia terbukti sangatlah membutuhkan Anda. Jikalau Kamu telah berusaha memperolehnya kembali dan ia tidak membalas dengan upaya untuk kembali terhadap Anda, itu adalah tanda yang jelas: Kamu harus semakin maju.

4. Pelampiasan
Pelampiasan bukan berarti faktor kurang baik. Pelampiasan yang dapat Kamu perbuat untuk kebaikan diri Kamu adalah dengan menuliskan apa yang Kamu rasakan, pikiran negatif Anda, dan rasa kecewa yang Kamu rasa ke atas kertas. Lalu, seusai semua tertuang, bakar kertas itu. Jangan mengirimkan kertas itu ke dia, sebab Kamu hanya bakal rugi. Ia mungkin bakal menunjukkannya ke kekasih baru alias mitra dekatnya, dan mereka dapat saja menertawakan surat Kamu itu.

5. Hindari kawan-kawan dan lokasi nongkrongnya
Jangan mendekati teritorinya. Kamu tidak bakal diterima dengan seramah dulu. Carilah lokasi nongkrong baru untuk berbagai bulan ke depan, dan jika butuh, cari kawan-kawan baru. Jikalau ada kawan-kawan Kamu yang tetap menghubungi si mantan, jika butuh hindari mereka juga untuk sementara. Seusai berbagai waktu, hati Kamu pun mulai tenang, barulah kembali jalani kehidupan Kamu semacam dulu, dan ini berarti berkoneksi dengan kawan-kawan lama.

6. Buang semua faktor yang mengingatkan Kamu bakal dirinya
Tak butuh membakar semua faktor yang berhubungan dengan dia, tetapi hal-hal yang mengingatkan bakal dirinya, semacam gambar, hadiah, baju, surat, dan email yang berhubungan dengannya butuh segera dijauhkan, setidaknya higienis dari jeda pandang Anda. Intinya, singkirkan semua yang mengingatkan Kamu bakal dirinya sesegera mungkin

7. Jangan meminta barang Kamu kembali
Apabila barang itu bukan faktor yang sangat-sangat berharga tinggi, semacam cincin berlian alias sejenisnya, sebaiknya tidak usah meminta barang-barang itu kembali. DVD lama, baju Anda, apa pun itu, biarkan sajalah. Jikalau barang itu tidak seimbang dengan rasa sakit yang Kamu alamiah ketika memperhatikannya, biarkan saja. Jangan tukar harga diri Kamu dengan barang-barang semacam itu.

8. Nongkrong dengan sahabat Anda
Sejak Kamu berpacaran dengan dia, kemungkinan paling besar Kamu sehingga jarang nongkrong bareng kawan-kawan, kan? Nah, kini saatnya berbahagia-bahagia dengan kawan-kawan.

Apabila Kamu merasa sendu dan kenangan-kenangan lama itu datang, alihkan ke hal-hal kurang baik, semacam saat-saat anda bertengkar. Ingat alangkah menyebalkannya ia membikin Kamu harus menantikan di halte pinggir jalan berjam-jam alias saat ia tidak ingin mengalah saat memilih lokasi kencan, dan lainnya.
Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini