Masihkeren.com - Akhir zaman makin edan saja, sekarang lagi maraknya hubungan terlarang antara dua insan yang laki suka sama laki yang wanita juga demikian suka antara sesamanya. Ini merupakan penyimpangan yang tak bisa diterima oleh akal sehat orang normal. Yang lebih menyakitkannya lagi penyakit edan ini sudah mewabah ke Negeri tercinta kita Indonesia.

Steven Anderson Menantang Hubungan Sejenis
Tidak sedikit orang Indonesia tak paham apa itu gay. Bahkan gay Indonesia sendiri tak tahu apa-apa mengenai sejarah serta pengetahuan ilmiah gay. Karena itu aku terpanggil untuk menyebarkan info yang benar. Homosexual (gay) merupakan mereka yang berminat pada sesama tipe baik dengan cara romantik ataupun seksual.

Berlawanan dengan mitos dosa serta penyakit yang dikobarkan kaum religius, gay BUKAN dosa serta BUKAN penyakit. Menurut hasil konsensus dari para tenaga profesional di bidang kesehatan serta psikologi, gay merupakan variasi normal serta positif dari keanekaragaman makhluk nasib.

Jumlah gay SANGAT BANYAK. Menurut hasil penelitian almarhum seksolog Prof Alfred Kinsey, 1 dari 10 pria jagat positif gay murni. 9-nya bervariasi: ada yang hetero murni, ada pula yang biseks (suka kedua jenis). Apabila kaum biseks juga dihitung sebagai gay, bayangkan jumlah gay di dunia. Sayangnya, sensus gay susah diperbuat karena tak sedikit gay yang tetap malu mengaku gay, bahkan di negara2 Eropa.

Gay BUKAN produk barat alias trend modern karena gay telah ada sejak zaman manusia purba. Pasangan sejarah gay yang pertama ditemukan di makam Mesir kuno. Gay BUKAN produk dosa alias imoralitas karena tak sedikit binatang yang gay (khususnya penguin, domba, lalat).

SEORANG pendeta AS di Arizona menyebutkan bahwa semua pelaku homoseksual sebagai “pedofil.” Serta dirinya menegaskan bahwa jagat bisa dengan mudah mencegah penyebaran epidemi HIV/AIDS dengan membunuh semua orang gay.

Steven Anderson, seorang pendeta untuk Gereja Baptis di Tempe, Arizona, berbicara dalam suatu  khotbah anti-homoseksualnya baru-baru ini dengan menyebutkan bahwa jagat bisa leluasa dari HIV/AIDS apabila semua gay dihukum mati.

“Alkitab menyebutkan pelaku homoseksual layak mati karena meperbuat perbuatan kekejian,” kata pendeta itu, meningkatkankan, “Semua pelaku homoseksual merupakan pedofil serta dengan demikian anak-anak wajib dijauhkan dari mereka.”

“Ada solusinya di dalam Alkitab tetapi mereka menghabiskan miliaran dolar dalam melakukan penelitian serta pengujian soal HIV/Aids. Penyakit ini bisa disembuhkan. Karena apabila Kamu mengeksekusi kaum homo maka Kamu tak bakal memperoleh AIDS merajalela.”

Anderson banyak lanjut berbicara kaum Homo tak bakal diizinkan berada di gereja selagi dirinya seorang pendeta.

Pernyataan pendeta Arizona ini datang pada saat pakar kesehatan di segenap jagat berjuang untuk menemukan obat yang efisien untuk mengobati virus HIV/AIDS.

Berikut adalah liputan dimana Pendeta AS (Steven Anderson) yang sangat menantang Hubungan sesama jenis dan menyerukan untuk menghukum mati para Homoseksual, simak liputannya :

Bagikan:

Bagaimana Munurut Anda? Komentar Disini